Hak dan Kewajiban Wanita Muslimah menurut al-Qur'an dan as-Sunnah
Tidak benar bila dikatakan ajaran Islam menindas dan merendahkan kaum wanita, berbias gender, dan tuduhan-tuduhan negatif lainnya. Al-Qur'an dan as-Sunnah telah membantah tuduhan tersebut melalui beberapa ayat dan hadits. Justru sebaliknya, Islam telah mengangkat dan menjungjung tinggi harkat dan martabat wanita pada posisi yang semestinya, selaras dengan fitrahnya.
Perempuan harus berjiblab, boleh tidak shalat dan berpuasa ketika sedah haidh dan nifas, memiliki ketentuan khusus dalam berkarier, dan sebagainya. Ketentuan itu semua tidak lain untuk memuliakan keberadaan wanita dna menjaga fitrahnya.
Tidakkah Anda melihat adanya perbedaan yang nyata pada fisik wanita dan pria? Begitulah Allah membedakan penciptaan wanita dan pria sehingga menjadi seimbahnglah antara hak dan kewajiban masing-masing.
Risalah ini berisi bimbingan bagi Muslimah seputar masalah-masalah kewanitaan serta hak dan kewajiban wanita sesuai dengan fitrahnya, seperti hijab (jilbab), sufur (membuka aurat), khalwah (berduan di tempat sepi), tabarruj (bersolek), dan ikhtilath (berbaur antara pria dan wanita yang bukan mahram). Disamping itu, risalah ini dilengkapi juga dengan fatwa-fatwa seputar masalah penggabungan pria dan wanita dalam proses belajar mengajara, aktivitas wanita di luar rumah, hukum haidh, hukum nifas, hukum istihadhah, hukum aborsi, dan lain sebagainya. Semua bahasan di dalam risalah ini diulas berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah.
Perlu kita akui bahwa untuk menemukan wanita shalehah tidak semudah yang kita bayangkan karena pada zaman era seperti ini begitu hebatnya pengaruh budaya barat, berbagai macam cara usaha mereka untuk merusak generasi muda Islam.
Wanita shalehah merupakan dambaan bagi setiap laki-laki dan ia kelak akan menjadi permata hati bagi suami dan menjadi penerang bagi kehidupan keluarga jika ia menjadi seorang istri (abdurrahman, 1999: 5). Kita akan mencoba menguraikan beberapa keutamaan-keutamaan wanita solehah dalam Islam yang tujuan dan maksudnya tertuju bagi saudari-saudari kita yang lagi sedih, berkecil hati, akan masalah perbedaan antara laki-laki dengan perempuan serta kelebihan laki-laki dengan perempuan.
Kita harus ingat, bahwa ini bukan lagi zaman jahiliah yang mereka itu selalu merendahkan dan meremehkan kaum wanita dan menganggap wanita si Pembawa sial, maka saya rasa tidak sepantasnya kita menyalahkan satu sama lain kerana Allah swt sendiri telah menempatkan wanita dan laki-laki pada tingkatan dan derajat yang sama. Dengan kata lain wanita memiliki semua bakat untuk berkembang, tanpa cacat dan kesalahan, dan ia juga memiliki seluruh faktor kesempurnaan sebagaimana pria.
Rasulullah saw pernah bersabda bahwa hanya orang mulialah yang menghormati kaum wanita dan hanya orang hinalah yang merendahkan kaum Wanita. Dengan melihat hadits tersebut, timbul pertanyaan, mengapa masih ada Sebagian orang yang menghina kaum wanita?
Begitu banyak harga diri wanita.. Yang telah dihancurkan oleh sebagian laki-laki yang menganggap wanita hanya Pemuas nafsu belaka. Orang yang belum membuka mata terhadap siapa wanita Itu, perlu dari sekarang untuk belajar menghargai dan menjaga kaum hawa. Sebagaimana sabda rasullah saw dalam hadits yang diriwayatkan oleh ahmad Dan boihaqi: “sesungguhnya wanita adalah belahan yang tak terpisah dari laki-laki.”